Catatan Perjalanan Menuju Final FA Arsenal dan Aston Villa

Catatan Perjalanan Menuju Final FA Arsenal dan Aston Villa

 

Sabtu ini, Final Piala FA akan digelar antara Arsenal dan Aston Villa. Siapa yang akan berkesempatan untuk meraih gelar bergengsi ini? Banyak yang memfavoritkan Arsenal sebagai kandidat peraih piala musim ini. Dengan harapan bahwa mereka akan mempertahankan gelar yang sama dari musim sebelumnya. Prestasi mereka di Liga Utama juga tidak terlalu buruk dengan posisi akhir di tempat ke tiga. Sedikit berbeda dari Aston Villa yang beberapa kali menderita kekalahan saat melawan The Gunners. Untungnya, mereka berhasil lolos dari perangkap degradasi dan berkesempatan untuk menjalani final FA dan menghadapi Arsenal. Seperti apakah perjalanan dari kedua tim hingga akhirnya mereka bertemu dalam babak final?
Putaran Ke Tiga dan Ke Empat

Dalam putaran ke tiga, Arsenal berhasil mengalahkan Hull dengan skor 2-0. Mereka yang memegang posisi juara bertahan harus berupaya keras untuk meraih kemenangan. Melawan Hull, tim asuhan Wenger mampu memainkan pola serangan yang optimal, dengan gol pertama yang diciptakan oleh Mertesacker. Gol berikutnya diciptakan oleh Alexis dan menyempurnakan kemenangan mereka di Emirates. Sementara itu, Aston Villa juga berhasil meraih kemenangan tipis dengan skor 1-0 melawan Blackpool. Pertandingan yang digelar di kandang mereka itu awalnya berjalan sangat laman dan berat. Untungnya, dua menit sebelum peluit pertandingan berakhir, Benteke berhasil mencetak skor dan mengubah nasib mereka.

Di putaran ke empat, Arsenal harus menghadapi Brighton sebagai tim tamu. Mereka mengawali pertandingan dengan sebuah gol mengejutkan yang diciptakan oleh Walcott. Kesempatan tersebut memicu semangat dari rekan-rekannya untuk terus menggenjot serangan. Disusul oleh gol yang diciptakan oleh Ozil. Ketinggalan dua gol tidak mematahkan semangat tuan rumah. Mereka berhasil membalas melalui gol yang diciptakan oleh Chris O’Gady. Namun Arsenal kembali menambah skor melalui tendangan Rosicky. Kubu Brighton baru bisa menambah gol lagi melalui tendangan Baddock.

Sedangkan Aston Villa harus menjamu Bournenouth. Kali ini, mereka tampil mengesankan karena berhasil mencetak dua gol berturut-turut. Keduanya diciptakan oleh Carles Gil dan Weimann. Setelah itu, satu gol balasan dicetak oleh Callum Wilson.
Putaran Ke Lima dan Perempat Final
Di putaran ke lima, Arsenal berhasil menghajar Middlesbrough dengan skor telak 2-0. Semua gol diciptakan oleh Olivier Giroud. Kubu Aston Villa juga kian menghebat melalui dua gol yang diciptakan oleh Bacuna dan Sinclair ke gawang Leicester. Pertandingan yang digelar di kandang Aston Villa itu berakhir 2- 1 dengan gol balasan Leicester yang diciptakan oleh Kramaric.

Babak perempat final berlangsung semakin seru dengan kemenangan Arsenal melawan MU. Skor dicetak oleh Monreal dan Welbeck. Hasil akhir pertandingan 2-1 dengan sebuah gol yang sempat dibalaskan oleh Rooney. Di kubu Villains, mereka juga berhasil menang telak dengan skor 2-0 melawan West Brom. Dua gol diciptakan oleh Delph dan Sinclair.

Semifinal
Akhirnya, babak semifinal mempertemukan Arsenal dengan Reading. Pertandingan berlangsung sangat sengit dan berujung pada penambahan waktu. Gol penentu kemenangan Arsenal akhirnya diciptakan oleh Adam Federici. Di saat bersamaan, Aston Villa juga menuai kemenangan saat melawan Liverpool. Awalnya, mereka sempat tertinggal di babak pertama. Memasuki babak kedua, Aston Villa semakin tampil progresif dan menghasilkan tendangan gol yang diciptakan oleh Delph. Hasil kemenangan atas Liverpool dianggap sebagai pertandingan terbaik dan cukup dramatis. Langkah mereka semakin meyakinkan untuk membuka jalan kembali ke Wembley dan bertemu dengan Arsenal.

Juventus ingin Giovinco kembali

34

Bos Juventus Antonio Conte sedang mempersiapkan kepindahan musim agen taruhan bola panas untuk maju Parma Sebastian Giovinco, menurut Tuttosport.
Bianconeri menjual setengah dari saham pemain untuk Parma untuk € 3,5 juta pada musim panas, tapi sekarang ingin membawa dia kembali ke Juventus Arena.
The Atomic Ant telah dalam bentuk yang mengesankan di Ennio Tardini, mengantongi 7 gol dalam 15 pertandingan Serie A.
Pelatih Juventus Antonio Conte kini telah memberitahu kepala klub bahwa ia ingin memiliki Giovinco di pembuangan untuk musim berikutnya.
Namun, masih harus dilihat apakah pemain akan menerima kembali ke Juventus setelah ditolak tim sepak bola pertama di masa lalu.
Selain itu, biaya transfer juga bisa membuktikan menjadi masalah karena Parma dilaporkan menghargai saham mereka di pemutar di € 10 juta.
Jika kedua klub gagal mencapai kesepakatan, masa depannya situs taruhan bola akan ditentukan pada lelang buta di akhir musim.